Skip to main content

Malulah Pada Pengemis Kalau Mengalah Alasannya Bisnis Belum Sukses!

Apa yang anda pikirkan ketika mendengar atau melihat pengemis? Mungkin anda akan menghardik mereka dan menganggap mereka ialah sampah masyarakat. Namun bersama-sama ada pelajaran penting yang sanggup diambil dari para pengemis ini.


Sudah banyak informasi yang membongkar sindikat pengemis dimana dalam satu hari saja mereka sanggup mendapat uang sampai jutaan Rupiah hanya dengan menengadahkan tangan untuk meminta-minta belas kasihan dari orang di jalan.

Pemerintah sendiri sudah tegas dengan melarang para pengemis, bahkan tak jarang mereka diangkut oleh satpolPP alasannya ialah tindakannya mengemis yang memang ilegal. Namun nyatanya mereka tetap kembali ke jalan dan meminta-minta, alasannya ialah alhasil memang luar biasa.

Nah untuk kita yang sedang menjalankan bisnis, namun belum sukses pula meski sudah tahunan, jangan pernah berfikir untuk menyerah. Jika kita mengalah dengan bisnis kita, maka kita akan malu dengan para pengemis di jalanan yang dianggap sebagai sampah masyarakat.

Pengemis itu berani mengambil resiko
Mereka sudah tahu bahwa acara mengemis tidak boleh keras oleh pemerintah namun mereka tetap saja mengemis alasannya ialah hasil yang besar. Kerja cuma minta-minta dapatnya lebih banyak daripada pegawai kantoran, abnormal gak tuh?

Sedangkan kita, mau buka perjuangan aja mikirnya tahunan, rencana seabrek tapi belum jalan, kapan mulainya? Iyapun kalau sudah jalan, gak berani maju, takut miskin takut gagal, kapan suksesnya?

Resiko itu memang ada dalam bisnis, tapi itu bukan hal yang seharusnya menghentikan langkah kita dalam bisnis alasannya ialah semua hal di dunia ini memang beresiko. Ambil resiko itu dan hadapi segala tantangan, nikmati jalan terjal menuju kesuksesan bisnis.

Pernah lihat pengemis malu dan menutup mukanya?
Para pengemis percaya diri meminta-minta kepada semua orang, mereka membuang rasa malunya dan terus berusaha mendapat uang sebanyak-banyaknya. Nah kalau kita malu dengan bisnis kita sendiri, apa gak malu sama pengemis?

Disuruh dagang malu kalau ketemu sama tetangga, belum sukses malu sama teman, gagal malu sama keluarga, yah mentalnya jangan gitu dong bos. Kita calon bos besar dalam bisnis, jangan malu dengan duduk kasus yang ada, hadapi selagi itu tidak melanggar aturan dan prinsip bisnis yang benar.

Pengemis pantang menyerah
Mengemis itu pekerjaan yang berat, sudah dihinakan orang, ditangkap satpolPP, dianggap sampah, namun mereka masih tetap kembali ke jalan. Kalau orang Jawa mengatkan bahwa mereka tipe orang yang ngeyel!

Begitu pula dengan bisnis kita, mau perjuangan mau bangkrut, sudah melarat atau bahkan bikin miskin, namun seorang berjiwa pengusaha akan tetap memulainya kembali. Gak ada modal sanggup patungan atau pinjam, gak ada lahan sanggup main bisnis online, gak ada pengetahuan sanggup dipelajari, gak ada laba sanggup dicari, semua ada jalannya kalau kita mau berusaha.

Untuk kita yang masih tertatih-tatih dalam meraih kesuksesan, ingatlah para pengemis yang tetap bertahan meski keadaan terus menghimpit mereka. Percayalah bahwa ada saatnya kita akan sukses, bisnis kita akan berbuah, duduk kasus akan hilang, semua orang berhak sukses!

Comments

Popular posts from this blog

[Share] Diam-Diam Perundingan Harga Dari Pemborong Yang Harus Kau Tahu

Pernah gak kalian berurusan sama pemborong? Entah itu pemborong jalan, pemborong bangunan, pemborong dekorasi, pemborong cat rumah, dan lain sebagainya. Nah kalau kalian perhatikan lebih lanjut, ada momen ketika perundingan harga yang terkadang tidak kalian cermati di dalam berurusan dengan para pemborong. Misalnya saja ketika pemborong meminta harga proyek sekitar 10 juta dan kalian ngotot meminta pengurangan harga di kisaran 8 jutaan, biasanya si pemborong tetap mengiyakan saja kan? Nah ternyata ada rahasianya loh perundingan yang seakan sangat gampang itu. Saya tak sengaja menerima gosip dari salah satu pemborong dekorasi rumah yang menceritakan rahasia perundingan harga para pemborong (mungkin tidak semua). Makara ketika ada anjuran proyek, si pemborong ini niscaya dengan semaksimal mungkin akan mendapatkannya meski harga yang ditawarkan jauh dari harga awal menyerupai citra yang saya berikan di atas tadi. Namun namanya bisnis bukan untuk merugi, bukan? Nah ter...

5 Tips Sukses Bisnis Kendaraan Beroda Empat Bekas Yang Dapat Anda Coba

Bisnis jual-beli kendaraan beroda empat bekas merupakan salah satu bisnis yang banyak dijalankan di Indonesia mulai dari kota besar sampai di pinggiran. Keuntungan yang besar menciptakan banyak orang ingin terjun dalam bisnis ini pula, namun sayangnya banyak pula dari mereka yang tidak tahu belakang layar sukses bisnis kendaraan beroda empat bekas sehingga sering gagal di tengah jalan, bahkan ada pula yang belum mulai namun sudah gagal. Jika anda ingin memulai bisnis jual-beli kendaraan beroda empat bekas, ada baiknya anda mengikuti 5 langkah berikut ini supaya bisnis anda dapat menguntungkan dan cepat berkembang : 1. Kuasai warta ihwal kendaraan beroda empat dan metode bisnisnya Untuk dapat memulai bisnis jual beli kendaraan beroda empat bekas anda wajib mengetahui aneka macam hal yang dibutuhkan dalam bisnis ini. Setidaknya anda yakni orang yang paham dengan mobil, mesin, interior dan lain sebagainya yang berafiliasi dengan mobil. Bisnis jual-beli kendaraan beroda ...

Nah Loh! Kebijakan Pendaftaran Kartu Sim Menciptakan Penjual Kartu Perdana Rugi

Pemerintah melalui kominfo memutuskan kebijakan perihal pendaftaran kartu SIM yang dipakai masyarakat dimana satu NIK hanya dapat dipakai untuk pendaftaran 3 kartu SIM dari 1 operator seluler. Sepertinya bukan problem serius untuk orang biasa, namun menjadi problem serius bagi sebagian orang yang memang membutuhkan banyak kartu SIM untuk bisnisnya. Pada dasarnya masyarakat patuh dengan kebijakan pemerintah dan mereka mulai meregistrasi ulang kartu SIM miliknya sesuai dengan peraturan pemerintah yang sudah ditetapkan sebelumnya. Awal pendaftaran ialah 31 Oktober 2017 dan simpulan batasnya ialah 28 Februari 2018 dimana kalau tidak melaksanakan pendaftaran maka siap-siap saja kartu SIM akan diblokir. Masalah mulai timbul untuk para pedagang yang fokus pada kartu perdana sebab dengan adanya peraturan ini, mudah menciptakan banyak pedagang akan kehilangan omsetnya akhir pembeli yang tidak akan banyak memakai kartu perdana sebab ada pembatasan. Saya sendiri pernah menjajali ...