Skip to main content

Omset 50 Juta Per Hari Dengan Jualan Pakaian Perempuan Lewat Instagram

Berawal dari penjelajahan saya di internet, jadinya saya menemukan sebuah postingan di lembaga yang bikin ngiler. Postingan ini yaitu lapak jualan milik om Duto Sri Cahyono yang merupakan pemilik omkicau dan beberapa blog lain yang penghasilannya sudah mencapai puluhan bahkan mungkin ratusan juta per bulan.


Ceritanya om Duto ini mau menjual branding bisnis miliknya di kawasan Solo alasannya yaitu tidak ter-handle lagi, dimana dia menunjukkan lapak jualan yang sudah ramai di sebuah ruko dengan pelengkap akun Instagram yang dia gunakan untuk membantu pemasaran produknya tersebut.

Tahu gak harga yang ditawarkan berapa?

Om Duto menunjukkan harga Rp 250.000.000, 00 untuk bisnisnya yang sudah berjalan dan terbilang sukses ini. Loh kok mahal banget sih?

Ini yang dijual bisnis yang sudah jalan loh, jadi bagi pembeli yang mendapatkannya sanggup eksklusif meneruskan bisnis yang sudah jalan ini.

Produk yang dijual yaitu pakaian perempuan masa sekarang dan kerudung, ah sebagian dari kalian yang membaca goresan pena ini juga lagi jualan produk itu yah? Nah mungkin goresan pena ini sanggup jadi pemicu semangat untuk kalian semoga lebih sukses.

Menurut pengukuhan om Duto, bisnisnya ini sanggup mendapat omset sampai Rp 6 jutaan kalau dijalankan tanpa sumbangan pemasaran di media online, sedangkan dengan sumbangan Instagram serta akun sosmed lain untuk jualan sanggup meningkat sampai Rp 15 jutaan. Ditambah kalau ikut pekan raya sanggup menghasilkan omset sampai Rp 50 jutaan per harinya.

Keuntungan dari bisnis ini katanya sekitar 13%, jadi kalau omset rata-ratanya Rp 20 juta per hari maka seharinya sanggup untung sekitar Rp 2.600.000, 00 atau sebulannya dapet Sekitar Rp 70-80 jutaan. Mantep gak tuh?

Terus kau yang juga menjalankan bisnis menyerupai ini mulai kepikiran, kok omsetku jauh banget yah gak nyampe ratusan ribu seharinya?

Asal tau aja, Om Duto ini sanggup dibilang salah satu senior dalam bisnis online, ia sanggup mengetahui seluk beluk bisnis online untuk meningkatkan penghasilan bisnis offline. Salah satu yang dicontohkan yaitu dengan sumbangan akun Instagram yang ternyata sanggup meningkatkan penjualan sampai 2x lipat.

Dari dongeng om Duto ini saya mengambil pelajaran bahwa bisnis yang ditekuni akan menghasilkan, meski bergotong-royong sudah sangat mainstream dan banyak tentangan namun nyatanya masih sanggup jalan lancar, yang penting ada perjuangan dan tidak ketinggalan jaman.

Untuk anda yang sedang menjalankan bisnis yang sama namun masih minim penghasilan, ada baiknya kau mulai fokus dengan bisnis kau dan manfaatkan sosmed serta internet untuk promosi, tambahkan kualitas dan pelayanan yang baik. Jangan takut memasukkan alamat, identitas asli, dan kontak yang lengkap semoga pelanggan percaya kepadamu.

Comments

Popular posts from this blog

[Share] Diam-Diam Perundingan Harga Dari Pemborong Yang Harus Kau Tahu

Pernah gak kalian berurusan sama pemborong? Entah itu pemborong jalan, pemborong bangunan, pemborong dekorasi, pemborong cat rumah, dan lain sebagainya. Nah kalau kalian perhatikan lebih lanjut, ada momen ketika perundingan harga yang terkadang tidak kalian cermati di dalam berurusan dengan para pemborong. Misalnya saja ketika pemborong meminta harga proyek sekitar 10 juta dan kalian ngotot meminta pengurangan harga di kisaran 8 jutaan, biasanya si pemborong tetap mengiyakan saja kan? Nah ternyata ada rahasianya loh perundingan yang seakan sangat gampang itu. Saya tak sengaja menerima gosip dari salah satu pemborong dekorasi rumah yang menceritakan rahasia perundingan harga para pemborong (mungkin tidak semua). Makara ketika ada anjuran proyek, si pemborong ini niscaya dengan semaksimal mungkin akan mendapatkannya meski harga yang ditawarkan jauh dari harga awal menyerupai citra yang saya berikan di atas tadi. Namun namanya bisnis bukan untuk merugi, bukan? Nah ter...

5 Tips Sukses Bisnis Kendaraan Beroda Empat Bekas Yang Dapat Anda Coba

Bisnis jual-beli kendaraan beroda empat bekas merupakan salah satu bisnis yang banyak dijalankan di Indonesia mulai dari kota besar sampai di pinggiran. Keuntungan yang besar menciptakan banyak orang ingin terjun dalam bisnis ini pula, namun sayangnya banyak pula dari mereka yang tidak tahu belakang layar sukses bisnis kendaraan beroda empat bekas sehingga sering gagal di tengah jalan, bahkan ada pula yang belum mulai namun sudah gagal. Jika anda ingin memulai bisnis jual-beli kendaraan beroda empat bekas, ada baiknya anda mengikuti 5 langkah berikut ini supaya bisnis anda dapat menguntungkan dan cepat berkembang : 1. Kuasai warta ihwal kendaraan beroda empat dan metode bisnisnya Untuk dapat memulai bisnis jual beli kendaraan beroda empat bekas anda wajib mengetahui aneka macam hal yang dibutuhkan dalam bisnis ini. Setidaknya anda yakni orang yang paham dengan mobil, mesin, interior dan lain sebagainya yang berafiliasi dengan mobil. Bisnis jual-beli kendaraan beroda ...

Nah Loh! Kebijakan Pendaftaran Kartu Sim Menciptakan Penjual Kartu Perdana Rugi

Pemerintah melalui kominfo memutuskan kebijakan perihal pendaftaran kartu SIM yang dipakai masyarakat dimana satu NIK hanya dapat dipakai untuk pendaftaran 3 kartu SIM dari 1 operator seluler. Sepertinya bukan problem serius untuk orang biasa, namun menjadi problem serius bagi sebagian orang yang memang membutuhkan banyak kartu SIM untuk bisnisnya. Pada dasarnya masyarakat patuh dengan kebijakan pemerintah dan mereka mulai meregistrasi ulang kartu SIM miliknya sesuai dengan peraturan pemerintah yang sudah ditetapkan sebelumnya. Awal pendaftaran ialah 31 Oktober 2017 dan simpulan batasnya ialah 28 Februari 2018 dimana kalau tidak melaksanakan pendaftaran maka siap-siap saja kartu SIM akan diblokir. Masalah mulai timbul untuk para pedagang yang fokus pada kartu perdana sebab dengan adanya peraturan ini, mudah menciptakan banyak pedagang akan kehilangan omsetnya akhir pembeli yang tidak akan banyak memakai kartu perdana sebab ada pembatasan. Saya sendiri pernah menjajali ...